Friday, November 1, 2019
Implikasi Perkembangan Remaja Dalam Pendidikan
IMPLIKASI PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
PADA REMAJA DALAM PENDIDIKAN
Kenyataan psikologi yang selalu
dipegang oleh Kurt Lewin ialah bahwa pribadi itu selalu ada dalam
lingkungannya, pribadi tak dapat dipikirkan lepas dari lingkungannya. Oleh karena
itu, implikasi perkembangan kepribadian masa remaja dalam pendidikan pun tidak
dapat terlepas dari lingkungan remaja tersebut. Dimulai dari lingkungan
keluarga sampai lingkungan masyarakat sangat memberikan andil besar dalam
implikasi perkembangan kepribadian masa remaja dalam pendidikan. Jadi, apabila
dalam kenyataannya terdapat ketidak selarasan dalam perkembangan kepribadian
remaja yang akhirnya menjadi suatu permasalahan lingkungan pun memberikan
pengaruhnya pada saat itu.
Conger (dalam Abin, 1975: 11)
menegaskan bahwa pemahaman dan pemecahan masalah yang timbul pada masa remaja
harus dilakukan secara interdisipliner dan antar lembaga. Meskipun demikian,
pendekatan dan pemecahannya dari pendidikan merupakan salah satu jalan yang
paling efektif dan strategis, karena bagi sebagian besar remaja bersekolah
dengan para pendidik, khususnya para guru, banyak mempunyai kesempatan
berkomunikasi dan bergaul.
Periodisasi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Dari Prenatal
PERIODISASI PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN MANUSIA
Pembagian
masa-masa perkembangan sekarang ini seperti yang dikemukakan oleh Harvey A.
Tilker, PhD dalam “Developmental Psycology to day”(1975) dan Elizabeth B.
Hurlock dalam “Developmental Psycology”(1980) tampak sudah lengkap mencakup
sepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang
berlangsung sejak konsepsi sampai mati dengan pembagian periodisasinya sebagai
berikut:
1.
Masa Sebelum
lahir (Prenatal Period)
Masa ini berlangsung sejak
terjadinya konsepsi atau pertemuan sel bapak-ibu sampai lahir kira-kira 9 bulan
10 hari atau 280 hari. Masa sebelum lahir ini terbagi
dalam 3 priode; yaitu:
a)
Periode telur/zygote, yang
berlangsung sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua.
b)
Periode Embrio, dari akhir minggu
kedua sampai akhir bulan kedua.
c)
Periode
Janin(fetus), dari akhir bulan kedua sampai bayi lahir.
Model Pembelajaran Cooperatif GI
A. Pengertian Model Pembelajaran Grup Investigatisi
Height menyatakan bahwa investigation
berkaitan dengan kegiatan mengobservasi secara rinci dan menilai secara sistematis.
Jadi investigasi adalah proses penyelidikan yang dilakukan seseorang, dan
selanjutnya orang tersebut mengkomunikasikan hasil perolehannya, dapat membandingkannya
dengan perolehan orang lain, karena dalam suatu investigasi dapat diperoleh
satu atau lebih hasil.
Model Pembelajaran Cooperatif CIRC
1. CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition)
A. Pengertian Model pembelajaran CIRC
Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition disingkat
CIRC adalah salah satu model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan
menulis, dimana peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk
meningkatkan kemampuan pemahaman dalam membaca, menulis, memahami kosakata dan
seni berbahasa.
Silabus Peluang Untuk SMPN kelas 8 Semester 2
Materi : PELUANG
Kelas/Semester/Sekolah : VIII/2/SMPN
Kompetensi Inti :1. Menghargai dan
Menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, dan
percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.
Memahami Pengetahuan (Faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian yang tampak mata.
Subscribe to:
Posts (Atom)







